Tips Membuat Santan Kelapa yang Lebih Sehat

Según se abre la puerta, el ambiente está cargado y lleno de gente, que atiborra la barra. Seguro que costará llegar hasta ella, pero una vez allí, una buena invitación y una historia convincente, servirán para darse a conocer.

Moderador: Moderadores

maulysha
Tentado por el Caos
Mensajes: 1
Registrado: 12 Ago 2022, 05:21

Tips Membuat Santan Kelapa yang Lebih Sehat

Mensaje por maulysha »

Untuk alasan efektifitas, banyak orang yang beralih dari santan alami ke santan instan kemasan. Namun jika dibandingkan, rasanya tidak akan seenak santan alami buatan sendiri. Selain itu, banyak santan kemasan yang menggunakan bahan pengawet tambahan yang dapat mengurangi kandungan nutrisi alami dari santan kemasan.

Ternyata, membuat santan asli dari kelapa utuh tidak serumit yang dibayangkan, lho. Anda bisa membuat santan dalam jumlah banyak sekaligus dengan menggunakan mesin peras santan kelapa dan menyimpannya untuk digunakan kembali nanti jika dibutuhkan lagi.

Tips Membuat Santan

Berikut beberapa tips membuat santan yang jauh lebih sehat daripada santan instan:

Pilihan kelapa

Jenis kelapa yang paling baik untuk menghasilkan santan yang gurih adalah kelapa merah dan kelapa hijau. Santan dari kelapa merah umumnya digunakan untuk membuat kue, karena hasilnya akan terlihat lebih cerah jika dibandingkan dengan menggunakan jenis kelapa lainnya. Sedangkan santan dari kelapa hijau terlihat lebih keruh atau “kotor”. Pastikan Anda memilih kelapa yang umurnya sedang dan tidak terlalu tua, namun dagingnya keras. Saat diolah, kelapa merah jenis ini umumnya akan lebih legit, segar, dan harum.

Gunakan air panas

Beberapa orang membuat santan sendiri dengan merendam kelapa parut dalam air biasa, memerasnya, lalu memasaknya dengan api kecil. Cara ini sebenarnya tidak masalah, tapi santan bisa pecah jika tidak dimasak dengan benar.
Alternatif lain yang lebih mudah, setelah kelapa dikupas dan diparut menggunakan mesin parut kelapa, lalu tuangkan kelapa dengan air panas, lalu diamkan selama kurang lebih lima menit sebelum diperas untuk diambil santannya. Hal ini akan membuat sari buah pada parutan kelapa yang keluar lebih maksimal, sehingga santan yang dihasilkan akan banyak.

Membuat santan dari kelapa parut

Kupas kulit kelapa hingga benar-benar bersih, lalu parut menggunakan parutan bergerigi halus. Jika Anda terlalu malas untuk memarut kelapa sendiri, Anda bisa membeli kelapa parut segar di pasar tradisional yang saat ini banyak dijual di pasaran. Kemudian Anda hanya perlu menambahkan air panas, lalu rendam kelapa parut selama kurang lebih lima menit, lalu peras airnya hingga bersih.

Membuat santan menggunakan blender

Cara ini memungkinkan Anda membuat santan alami dengan cara yang lebih mudah. Anda hanya perlu memotong daging buah kelapa, lalu masukkan ke dalam blender dan tambahkan air hangat. Blender daging kelapa hingga benar-benar halus lalu saring airnya hingga benar-benar habis.

Rasio air yang tepat

Secara umum, ada tiga jenis santan, yaitu: santan kental, sedang, dan encer. Perbedaan ketiga jenis santan tersebut hanya pada jumlah airnya, seperti di bawah ini:
  • Santan kental
Perbandingan antara kelapa dan air adalah 1:1. Misalnya, 400 gram kelapa menggunakan air sebanyak 400 ml. Atau Anda juga bisa memeras air kelapa murni setelah diparut tanpa menambahkan air sama sekali.
  • Santan sedang
Perbandingan antara kelapa dan air adalah 1:2. Misalnya, 400 gram kelapa menggunakan air sebanyak 800 ml.
  • santan encer
Perbandingan antara kelapa dan air lebih fleksibel yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Namun pada umumnya menggunakan rasio 1:4. Misalnya, 400 gram kelapa menggunakan 1.600 ml air bersih.

Gunakan kain ataupun mesin peras santan untuk memeras santannya

Lebih baik memeras santan menggunakan kain, jika dibandingkan dengan menggunakan saringan. Anda bisa memerasnya sendiri sebanyak-banyaknya, sehingga santan yang akan dihasilkan tentunya akan lebih banyak. Gunakan kain dengan serat yang lembut, seperti kain kasa misalnya, agar santan benar-benar kering dengan maksimal. Lebih bagus lagi jika menggunakan mesin peras santan agar santan yang dihasilkan dapat maksimal.

Cara menyimpan santan

Santan segar yang baru saja dibuat bisa bertahan hingga tiga bulan, asalkan dibekukan di dalam freezer. Simpan santan dalam kantong plastik tebal atau bisa juga menggunakan plastik vakum. Nanti kalau mau dipakai tinggal cairkan santannya di suhu ruang sebelum dipakai.
Semakin lama santan disimpan maka rasa dan kualitasnya akan semakin menurun. Jadi, sebaiknya Anda menggunakan santan sesegera mungkin dan tidak terlalu lama dalam menyimpannya. Itulah tadi Tips Membuat Santan Kelapa. Terima kasih, dan semoga berhasil!

Manfaat air kelapa

Daging kelapa yang sudah tua dapat dimasak atau dibuat menjadi minyak kelapa yang sebelumnya diparut menggunakan mesin parutan kelapa. Semakin tua buah kelapa, semakin tinggi kandungan lemaknya. Adapun beberapa manfaat air kelapa untuk tubuh bisa disimak melalui penjelasan berikut ini.

Menurunkan kadar gula darah

Menurut publikasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, air kelapa muda mengandung 5,1% gula (glukosa, sukrosa, dan fruktosa), sedangkan air kelapa tua hanya mengandung 3%. Advertisement Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi air kelapa tua berpotensi menurunkan kadar gula darah. Air kelapa tua juga mengandung L-arginin dan kalium yang lebih tinggi dari air kelapa muda. L-arginine adalah komponen bioaktif utama yang berguna dalam memerangi diabetes. Zat-zat tersebut dapat meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan hiperglikemia.

Menyeimbangkan suhu tubuh

Manfaat air kelapa tua selanjutnya adalah dapat digunakan untuk menyeimbangkan suhu tubuh. Menurut buku Healthy Coconut Water Diet, air kelapa tua memiliki keseimbangan energi dingin dan panas. Maka dengan manfaat yang satu ini, air kelapa tua dapat menetralkan kelebihan energi panas dan kelebihan energi dingin dalam tubuh.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Selanjutnya, manfaat air kelapa tua untuk menurunkan tekanan darah tinggi telah dibahas di The West Indian Medical Journal. Penelitian ini menunjukkan bahwa mengonsumsi air kelapa tua dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi hingga 71%. Tak hanya itu, kandungan air dalam kelapa tua yang tinggi kalium dan rendah natrium juga berperan penting dalam menawarkan manfaat yang satu ini.

Baik untuk kesehatan jantung

Selanjutnya, manfaat air kelapa tua baik untuk menjaga kesehatan jantung. Air kelapa tidak mengandung lemak dan kolesterol, sehingga dapat membantu meningkatkan jumlah kolesterol baik dan menurunkan jumlah kolesterol jahat serta melindungi jantung. Mengkonsumsi air kelapa tua juga dapat bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Air kelapa memiliki sifat anti-platelet dan anti-inflamasi. Artinya air kelapa berpotensi membantu mengurangi pembentukan plak dan meningkatkan sirkulasi darah.

Menjaga daya tahan

Selanjutnya, air kelapa tua kaya akan nutrisi dan vitamin seperti riboflavin, niacin, thiamin, pyridoxine, dan folate, serta memiliki sifat anti virus dan anti bakteri yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Mencegah batu ginjal

Manfaat air kelapa selanjutnya yaitu dapat mencegah batu ginjal telah diteliti dalam jurnal BioMed Research International. Air kelapa dapat membantu dalam melarutkan batu ginjal karena adanya kalium yang dapat mencegah pembentukan batu ginjal di dalam tubuh.

Mengandung antioksidan

Kandungan antioksidan dalam air kelapa dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Antioksidan merupakan senyawa penting yang dapat berfungsi untuk melindungi sel-sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Sebuah studi dalam jurnal Anais da Academia Brasileira de Ciências menunjukkan bahwa air kelapa dapat memberikan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas, yaitu atom tidak stabil yang dapat merusak sel, menyebabkan penyakit dan penuaan. Radikal bebas ini bisa berasal dari pencemaran lingkungan seperti racun, asap, pengawet makanan, atau stres.
Responder

Volver a “Bienvenido a la posada”